YAYASAN PENDIDIKAN SOSIAL DAN DAKWAH NURUL FIKRI
Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK-IT) – NURUL FIKRI
Kompleks Nuurul Fikri RT 29 RW 14 Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari
TRENGGALEK 66372 Telp. 0355-811771
IZIN OPERASIONAL
Nomor : 421.5/952/406.051/2011
A. Mukadimah
Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK-IT) Nurul Fikri sebagai upaya pelayanan pendidikan Menengah Kejuruan bagi masyarakat Trenggalek. Aktivitas utama meliputi : (1) perencanaan pelaksanaan dan evaluasi KBM, (2) peningkatan fasilitas dan sarana KBM, (3) peningkatan kualitas dan kompetensi SDM.
B. Tujuan
Umum
1. Meningkatkan fungsi Yayasan Sosial Pendidikan dan Dakwah Nuurul Fikri sebagai pusat kegiatan pendidikan, pelayanan sosial, dan kegiatan keagamaan di Trenggalek
2. Mengembangkan pelayanan pendidikan menengah kejuruan bagi masyarakat Trenggalek.
Khusus
1. Mencetak tenaga terampil siap kerja yang beriman dan bertaqwa
2. Menanamkan nilai-nilai islam dan membiasakan akhlaq mulia
3. Menyediakan sarana dan sumber daya manusia yang bisa melayani kebutuhan IMTAQ dan IPTEK
C. Justifikasi :
Manusia yang tumbuh sesuai fitrahnya secara umum akan memiliki beberapa ciri yaitu: beraqidah yang benar; berakhlaq yang mulia; berpengetahuan dan menguasai teknologi dan informasi; berfikiran yang cerdas; berperasaan yang lembut; berkepribadian mandiri, kreatif dan inovatif; berwawasan lingkungan; dan kuat secara jasmani.
Pendidikan pada saat ini, umumnya lebih menekankan pada pewarisan pengetahuan dan teknologi, sementara aspek kebutuhan fitrah kemanusiaan yang lain kurang tertangani atau bahkan terabaikan. Filosofi pendidikan yang dianut adalah pendidikan sekuler. Dalam hal ini, persoalan aqidah serta akhlaq sebagai kompetensi yang harus dikembangkan, sehingga aspek tersebut belum mendapat porsi...............
Lembaga pendidikan ini diharapkan mampu menjalankan fungsi untuk membentuk dan memfasilitasi kecerdasan emosional, spiritual dan intelektual siswa-siswi SMK-IT tanpa menghilangkan fitrah kemanusiaannya. Model pendidikan semacam ini, dilaksanakan dengan memadukan dan mengintegrasikan nilai-nilai ajaran Islam dan pengetahuan, serta keterampilan life skill. Dengan demikian maka lembaga pendidikan ini diharapkan menjadi small Islamic environment. Dengan dasar pemikiran ini maka diperlukan adanya sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK-IT).
D. Nama dan Lokasi Sekolah
Lembaga Pendidikan Lanjutan yang didirikan diberi nama Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK-IT) Nurul Fikri. Lokasi sekolah terletak di kawasan kampus pendidikan Yayasan Nurul Fikri Trenggalek, tepatnya di: Kompleks Pendidikan Nurul Fikri RT 29 RW 14 Desa Sukorejo Kec. Gandusari Kab. Trenggalek.

E. Konsep Dasar Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu Nurul Fikri
SMK-IT Nurul Fikri adalah bentuk satuan pendidikan Menengah Lanjutan yang menyelenggarakan program pendidikan tiga tahun berdasarkan kurikulum nasional yang diperkaya dengan sistem pendidikan Islam. Model pendidikan di SMK-IT Nurul Fikri, berusaha mengintegrasikan antara pendidikan agama dan pendidikan umum, antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dengan mengoptimalkan bagian kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan harapan peserta didik menjadi manusia cerdas, berwawasan luas, kreatif, mandiri, beriman dan taqwa yang kuat, berakhlak mulia serta mempersiapkan SDM yang siap kerja.
Keterpaduan yang dimaksudkan adalah lembaga pendidikan Menengah (Sekolah Menengah) yang memadukan nilai Islam ke dalam seluruh proses pendidikannya. Ini berarti bahwa semua materi yang diajarkan, baik berupa informasi, pengetahuan, nilai, perilaku, maupun ketrampilan, semuanya dirangkai dalam bingkai nilai-nilai islam yang mulia. Keterpaduan tersebut meliputi aspek materi yang diajarkan, metode pengajaran, lingkungan fisik sekolah, suasana interaksi yang diciptakan antar semua civitas akademika di sekolah, serta adanya aspek keteladanan sebagai wahana efektif pewarisan nilai.
Sistem terpadu menggambarkan bahwa sistem pendidikan yang dijalankan berintikan keterpaduan dari berbagai unsur-unsur, yaitu:
(1) Memadukan modus pendidikan di keluarga dan masyarakat dalam lingkungan buatan, yakni sekolah. Sekolah didesain sebagai small Islamic environment.
Interaksi sekolah dengan keluarga, masyarakat, dan lingkungan alam seperti yang digambarkan dalam gambar skematis posisi SMK-IT Nurul Fikri terhadap keluarga, masyarakat, lingkungan alam merupakan upaya memaksimalkan potensi dan pengaruh positif serta meminimalisasi potensi dan pengaruh negatif yang berasal dari ketiga suprasistem tersebut. Dengan demikian SMK-IT dapat memberikan dampak positif bagi ketiga suprasistem.
(2) Memadukan ranah belajar afeksi, kognisi dan psikomotorik.
(3) Memadukan “pendidikan umum" dan "pendidikan agama” (seperti yang dipersepsikan masyarakat selama ini).
(4) Memadukan proses penguasaan ilmu kehidupan (iptek dan keterampilan) dengan wawasan yang luas dalam rangka pembentukan pribadi yang islami